Suatu hubungan yang dikatakan toxic atau beracun ketika kedua pasangan sudah mengalami hubungan yang tidak sehat dimana tidak adanya dukungan satu sama lain bahkan saling merendahkan dan tidak menghormati pendapat pasangan. Hubungan dikatakan toxic apabila sisi negatifnya berkepanjangan sampai menguras energi. Tapi Tidak semua orang yang menjalani hubungan sadar kalau hubungan tersebut tidak berjalan bahagia. Hal ini membuat mereka terjerat dan susah keluar dari hubungan yang toxic bahkan mereka merasa nyaman tanpa sadar jika mereka sedang disakiti secara mental. Perilaku toxic bisa di latar belakangi masalah kesehatan mental yang tidak diduga seperti, depresi, gangguan trauma dan cemas. Meskipun merasa tidak nyaman dengan hubungannya susah bagi para korban untuk melangkah pergi dan memulai hubungan baru dengan orang lain. Jika kamu terus menerus berada di hubungan yang tidak sehat tentu saja sangat berbahaya. Hubungan toxic akan diam-diam meracuni kesejahteraan fisik dan mental. Itulah sebabnya, kamu perlu mengenali tanda-tanda apa saja yang muncul dari Toxic relationship agar bisa segera melepaskan diri. Nah, berikut tanda-tanda jika kamu berada di hubungan yang toxic. Yuk simak!
1. Merasa Gagal Menjadi Diri Sendiri
Tanda pertama yang bisa dikenali jika kamu berada di hubungan toxic relationship adalah kamu tidak menjadi diri sendiri dan merasa bahwa diri kamu tidak baik bahkan tidak menerima kondisi diri sendiri. Akibat sering dibombardir kritikan pedas oleh pasangan kamu kehilangan jati diri dan harga diri.
2. Selalu Dikekang dan Dicurigai
Posesif pada dasarnya adalah bersikap overprotektif terhadap seseorang. Meskipun sifat cemburuan adalah emosi manusia yang normal, itu bisa mengambil jalan yang buruk ketika dilakukan berlebihan. Seseorang akan mencoba mengendalikan setiap aktivitas kecil dalam
hidup kamu. Marah jika kamu mendapatkan pesan dari orang lain, merasa terancam kamu bergaul dengan orang lain, dan menguntit keberadaan kamu. Itu adalah tanda-tanda hubungan beracun dan tidak sehat.
3. Selalu Menyalahkan Pasangan
Seseorang yang mengalami toxic relationship terobsesi dengan diri sendiri dan tidak akan pernah bisa bertanggung jawab atas apa pun yang salah. Mereka selalu berpikir bahwa mereka benar dan melemparkan kesalahan ke pasangan. Jika ada yang salah dalam hubungan, dia merasa orang lainlah yang harus minta maaf.
4. Tidak Mendapatkan Dukungan
Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling memberikan dukungan satu sama lain. Namun, pada toxic relationship setiap pencapaian dianggap menjadi saingan. Bahkan, pasanganmu tidak senang jika kamu berhasil mencapai sesuatu yang seharusnya ia bangga. Alih-alih dapat dukungan dan apresiasi, kamu malah mendapatkan perilaku yang tidak enak dan kritikan yang tidak membangun.
5. Merasa Lelah Sepanjang Waktu
Hubungan yang tidak sehat akan membuat tubuh jadi tidak sehat, membuat kamu jadi tidak memikirkan self care terhadap diri sendiri. Waspada dengan tanda utama yang satu ini ya! Hubungan toxic memang benar-benar akan menguras energi dan membuat kamu lelah sepanjang waktu. Cara Keluar dari Hubungan Toxic Relationship
Apabila kamu merasakan tanda-tanda toxic relationship diatas, sebaiknya segera mengambil tindakan tepat dan segera keluar dari hubungan tidak sehat tersebut.
1. Coba Cari Jalan Keluar
jika dampak dari toxic relationship yang dirasakan bersifat emosional atau mental, kamu harus segera cari jalan keluar ataupun mungkin untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan pasangan.
2. Cepat Ambil Keputusan
Kamu sebaiknya segera mengambil keputusan setelah mencoba diskusi atau menyelesaikan masalah dengan pasangan jika merasakan tanda toxic relationship. Jika pasangan kamu menerima kata-kata kamu dan meminta maaf mungkin hubungan ini layak dipertahankan. Tapi jika sebaliknya kamu perlu waspada karena toxic relationship semakin memburuk dan membahayakan diri.
Mulai sadari kalau toxic relationship itu berbahaya. Jangan tunggu apa-apa lagi untuk keluar dari hubungan yang toxic. Jangan mewajarkan tanda-tanda toxic relationship di hubungan. Ingat kamu bukan orang yang harus bergantung dengan hubungan yang tidak sehat. Percaya diri kamu itu berharga dan pantas mendapat kan hal yang baik. kamu bisa melihat itu semua dan mengambil keputusan yang tepat untuk mengakhiri toxic relationship yang kamu punya. Jangan biarkan kamu terus menyakiti diri sendiri ya!
Laporan : Aulia Putri Andrika - Politeknik Negeri Jakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar